Loading ... ... Mohon Tunggu!

Profil Balai Besar Tekstil


 
  Kepala Balai:
  Ir. Suseno Utomo, M.Sc


Alamat:
Jl. Jend.Ahmad Yani No. 390
Bandung 40272
Telp: (022) 7206214/7206215
Fax: (022) 7271918/7271288
E-mail:
texirdti@bdg.centrin.net.id
Website: bbt.kemenperin.go.id


PENGANTAR (Update: Juli 2014)

Balai Besar Tekstil telah berdiri sejak tahun 1922 dengan nama Textiel Inrichting Bandoeng (TIB). Pada tahun 1966 lembaga ini dikenal sebagai Institut Teknologi Tekstil (ITT) dan kemudian pad tahun 1979 mengalami perubahan struktur dan pemisahaan kelembagaan menjadi Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Industri Tekstil (BBPIT) dan Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT).

Pada tahun 2002, BBPPIT yang bernaung dibawah Badan Penelitian dan Pengembangan Industri dan Perdagangan (BPPIP) Departemen Perindustrian dan Perdagangan mengalami perubahan nama dan struktur menjadi Balai Besar Tekstil atau disingkat BBT. Sejak tahun 2005 BBT bernaung dibawah Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Departemen Perindustrian.


VISI

Menjadi lembaga litbang yang unggul dan terpercaya dengan reputasi internasional dalam bidang tekstil.


MISI

    1. Melakukan pengeuatan kompetensi melalui inovasi melalui teknologi yang produktif, mandiri dan professional.
    2. Memberikan pelayanan jasa teknis yang berkualitas kepada industri.
    3. Membangun jejaring global dengan kelembagaan lain.

     

KOMPETENSI

"Design Structure & Permukaan Tekstil (High Added Value and High Fashion Textile)". Sertifikasi sistem (ISO 9000) dan produk TPT Pengembangan bahan baku tekstil berbasis SDA Pengembangan Desain Tekstil (struktur dan permukaan) Pengembangan Permesinan Tekstil dan Kalibrasi Aat Uji. Litbang Penanganan Pencemaran Industri Tekstil (Cleaner Production) Pelatihan SDM industri Tekstil.

 

PELAYANAN JASA TEKNIS

 

 

Penelitian Dan Pengembangan

 

  • Melakukan litbang perbaikan sifat-sifat bahan tekstil dan untuk mendapatkan produk baru.      
  • Melakukan litbang dan inovasi teknologi penggunaan bahan, zat warna dan zat kimia, pengolahan bahan tekstil, peralatan dan suku cadang, pencegahan pencemaran lingkungan, dan konservasi energi.

 

Rancang Bangun Dan Perekayasaan

 

Melaksanakan rancang bangun dan perekayasaan desain IPAL, peralatan pengolahan sutera, sutera liar, serat batang dan bulu domba, serta pengembangan ATBM Dobby, ATBM Jacquard.

 

Standardisasi

 

  • Menyusun rancangan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang meliputi standar dasar, cara uji, dan produk tekstil, serta aktif terlibat dalam menanggapi rancangan standar ISO.     
  • Menerapkan, mengawasi, dan merevisi SNI.
  • Aktif sebagai anggota Mirror Committee ISO-TC38.

 

 

 

Pengujian

 

Melaksanakan pengujian dan evaluasi sifat fisika dan kimia pada semua jenis tekstil, zat warna, zat pembantu, air proses, dan limbah serta analisis masalah pada bahan dan produk tekstil. Laboratorium Pengujian Tekstil telah diakreditasi oleh NATA Australias sejak tahun 1994 dan oleh KAN sejak tahun 2003, sedangkan Laboratorium Pengujian Lingkungan diakreditasi KAN sejak tahun 2003.

 

 

 

Sertifikasi

 

Lembaga Sertifikasi Produk (TEXPA-BBT) dan Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu untuk ISO 9001:2008 (TIQA-BBT) memberikan jasa sertifikasi produk (SNI), ISO 9001:2008, dan ekolabel. Kedua lembaga tersebut dusah diakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN).

 

 

 

Kalibrasi

 

Memberikan pelayanan kalibrasi peralatan uji tekstil dan proses. Laboratorium kalibrasi telah diakreditasi KAN sejak tahun 2004.

 

 

 

Konsultansi 

 

Memberikan konsultansi pengendalian mutu, studi kelayakan, appraisal, produktivitas, konservasi energi, dan penerapan ISO 9001, ISO 14001 dan ISO 17025, SA 8000 dan lain-lain.

 

 

 

Pelatihan

 

Melaksanakan pelatihan sistem manajemen mutu dan lingkungan, laborat, pelatihan manajemen, pelatihan industri tekstil mikro, pelatihan pengolahan limbah, pelatihan desain, dan pelatihan khusus yaikni pelatihan pemahaman persyaratan dan penetapan spesifikasi kain untuk seragam, pelatihan konservasi kain tradisional dan pelatihan tekstil tingkat dasar.

FASILITAS LABORATORIUM

  1. Laboratorium Pemintalan:   mesin blowing, carding, drawing, roving, ring spinning, dan open end.
  2. Laboratorium Pertenunan: mesin shuttle looms dengan dobby dan jacquard serta shuttleless loom yang terdiri atas mesin rapier dan projectile.
  3. Laboratorium Perajutan: mesin rajut datar dan bundar serta mesin   rajut lusi seperti raschel yang dilengkapi dengan jacquard.
  4. Laboratorium Garmen: mesin jahit untuk kain tenun/rajut, mesin potong, mesin press, mesin bordir, auxiliaries facilities serta automatic pattern design, grading & marker making system (CAD).
  5. Laboratorium Desain: sarana untuk desain konstruksi dan desain permukaan kain tenun dan rajut.
  6. Laboratorium Pencelupan, Pencapan, Dan Penyempurnaan: mesin-mesin pencelupan, pencapan, dan penyempurnaan dalam skala laboratorium. Hal ini memungkinkan dilakukannya penelitian dan pengembangan penyempurnaan untuk semua jenis serat.
  7. Laboratorium Polimer: dilengkapi peralatan yang digunakan untuk uji termal polimer serat dan bahan penunjang.
  8. Laboratorium Pengujian
  • Laboratorium Fisika Tekstil: peralatan modem seperti HVI Cotton System, Computerized Evenness Tester, Computerized Classifault, Texturmat, Kawabata System dan lain-lain. Laboratorium ini telah diakreditasi oleh NATA Australia sejak 1994.    
  • Laboratorium Kimia Tekstil:  peralatan modern seperti Computerized Hydro Static Pressure, AATCC dan ISO Washing Machine, Launderometer dan lain-lain. Laboratorium ini telah diakreditasi oleh NATAAustralia sejak 1994. 
  • Laboratorium Lingkungan: peralatan modern seperti AAS, GC, GCMS, HPLC, Computerized Color Measurement dan lain-lain.

 9. Laborator1um Lingkungan dapat membantu industri dalam membuat desain proses dan desain instalasi pengolahan limbah cair serta melakukan audit identifikasi, pemecahan masalah, perencanaan dan teknologi dalam upaya mendapatkan teknologi bersih, konservasi air, dan good house keeping. Di laboratorium ini dilakukan pula penyusunan studi AMDAL dan upaya pemantauan dan pengelolaan lingkungan (UKL - UPL).

10. Laboratorium Kalibrasi: alat-alat acuan yang mampu telusur ke standar nasional/internasional serta personel yang kompeten untuk mengalibrasi semua alat uji tekstil dan peralatan proses yang mengukur besaran dimensi, massa, volume, suhu, gaya, waktu, frekwensi, viskositas, dan kelembaban.

11. Laboratorium Komputer yang terintegrasi dalam jaringan LAN disediakan bagi pelayanan kepada industri dalam pengembangan teknologi informasi. Laboratorium ini juga mempersiapkan dan merancang program dan modul-modul pelatihan yang dikemas dalam bentuk audio visual seperti CD ROM, serta kemampuan mengakses informasi perkembangan teknologi tekstil melalui internet. Laboratorium ini dilengkapi dengan peralatan teknologi informasi seperti server, multimedia projector, scanner, dan CD writer.

SUMBER DAYA MANUSIA (Update: Juli 2014)

PENDIDIKAN JUMLAH
S3 1 orang
S2 14 orang
S1/ D3
53 orang
D3 6 orang
SMK/SMU dan kurang 49 orang
Total 123 orang

 

 Fungsional  Jumlah
 Peneliti 13 orang
 Teknisi Litkayasa 10 orang
 Perekayasa 3 orang
 Pustakawan
1 orang
 Total 27 orang

Sumber: Bagian Kepegawaian Sekretariat BPKIMI tahun 2014

NO ASET ALAMAT ASET LUAS
TANAH TH BANGUNAN TH
1 Bangun Kantor Jl. Jend.A.Yani No 390 Bandung 57.870 m2  
1928

960 1967
2 Gd.Finishing 1.400 1973
3 Gd.Informasi 1.082 1979
4 Gd.Pertemuan 2.400 1972
5 Gd.Penelitian 2.142 1975
6 Gd.Evaluasi 1.641 1978
7 Gd.Perajutan 1.500 1975
8 Gd.Workshopi 1.400 1977
9 Poliklinik 450 1961
10 Gd.Uji coba 590 1983
11 Mushalla 668 1961
12 Bengkel 520 1961
13 Pos Jaga I 48 1971
14 Pos Jaga II 52 1961
15 Gd.Diese 450 1961
16 Bang.Pemintalan 3.326 1961
17 Gudang Kapas 350 1961
18 Gardu Listrik 25 1980
19 Gd.Boiller 160  
20  Mess  Jl.Bukit Barisan Bandung   860  1970  116 1981
21  Mess 116 1981
22  Mess Jl.Liga Mas Indah Bandung  151  1982 80 1982
23  Rumah Negara Jl.Geger Kalong Hilir No.31/176A  200  1975    
24   Jl.Soma I  1.940,75m2  1964    
25  Rumah Jabatan Jl.Cijawura  364  1982    

 Sumber: Bagian Keuangan Sekretariat BPKIMI tahun 2008

Status Order



Jurnal Riset Industri